Jasa Hukum di Surabaya Barat

Jasa Hukum di Surabaya Barat

Konsultasi Hukum Surabaya Utara

Jasa Hukum di Surabaya  Barat, melayani kasus Pidana Perdata dan TUN;

Jasa Hukum di Surabaya  Barat, melayani kasus Pidana Perdata dan TUN, baik konsultasi menjalankan kuasa mewakili mendampingi didalam pengadilan maupun diluar pengadilan

Jasa Hukum di Surabaya  Barat, melayani kasus Pidana Perdata dan TUN, baik konsultasi menjalankan kuasa mewakili mendampingi didalam pengadilan maupun diluar pengadilan seluruh Indonesia

KANTOR HUKUM
PHILIPUS RERA, SH. & REKAN
Jalan Kunti No 31 ,
Kel. Sidotopo, Kec. Semampir,
Kota Madya Surabaya
Tlp 031-3760440
HP/WA : 081-2323-1938
alamat email : philipus1271@gmail.com
Website : www.philipusrerash.com

Jasa Hukum di Surabaya Utara

Jasa Hukum di Surabaya Utara

Jasa hukum Surabaya Utara

Jasa Hukum di Surabaya  Utara, melayani kasus Pidana Perdata dan TUN;

Jasa Hukum di Surabaya  Utara, melayani kasus Pidana Perdata dan TUN, baik konsultasi menjalankan kuasa mewakili mendampingi didalam pengadilan maupun diluar pengadilan

Jasa Hukum di Surabaya Utara, melayani kasus Pidana Perdata dan TUN, baik konsultasi menjalankan kuasa mewakili mendampingi didalam pengadilan maupun diluar pengadilan seluruh Indonesia

KANTOR HUKUM
PHILIPUS RERA, SH. & REKAN
Jalan Kunti No 31 ,
Kel. Sidotopo, Kec. Semampir,
Kota Madya Surabaya
Tlp 031-3760440
HP/WA : 081-2323-1938
alamat email : philipus1271@gmail.com
Website : www.philipusrerash.com

UU Hukum Pidana (KUHP) Pasal 372 dan Pasal 486

 

UU Hukum Pidana (KUHP) Pasal 372 dan Pasal 486

asal 372 dan Pasal 486
Pasal 372 dan Pasal 486

 

 

 

 

Pasal yang mengatur penggelapan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) adalah Pasal 372 KUHP. Penggelapan adalah tindakan melawan hukum yang dilakukan seseorang untuk memiliki barang milik orang lain, baik sebagian atau seluruhnya, secara sengaja atau tidak sengaja. 

Pasal 372 KUHP berbunyi, “Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak Rp900 ribu”. 

Selain Pasal 372 KUHP, ada juga pasal-pasal lain yang mengatur penggelapan, yaitu:
  • Pasal 374 KUHP mengatur penggelapan dengan pemberatan 
  • Pasal 415 KUHP mengatur penggelapan dalam jabatan 
  • Pasal 376 KUHP mengatur penggelapan terhadap keluarga 
  • Pasal yang MengaturPenggelapan diatur dalam Pasal372 KUHP.Penggelapan terjadi ketika seseorang yang menguasai barang milik orang lain secara sah, kemudian dengan sengaja menggelapkan barang tersebut untuk kepentingan pribadi.
    • Setiap orang yang secara melawan hukum memiliki barang yang sebagian atau seluruhnya milik orang lain, dipidana karena penggelapan. 
    • Pidana yang dikenakan adalah pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp900 ribu. 
      Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur tentang penggelapan. Bunyi pasal tersebut adalah: 
      Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 mengatur tentang KUHP untuk mewujudkan hukum pidana nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. 
      KANTOR HUKUM
      PHILIPUS RERA, SH. & REKAN
      Jalan Kunti No 31 ,
      Kel. Sidotopo, Kec. Semampir,
      Kota Madya Surabaya
      Tlp 031-3760440
      HP/WA : 081-2323-1938
      alamat email : philipus1271@gmail.com
      Website : www.philipusrerash.com

Pasal 310 UU LLAJ

Pasal 310 UU LLAJ
Pasal 310 UU LLAJ

 

Beberapa pasal dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) yang berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas adalah: 

  • Pasal 229 ayat (4) UU LLAJ mengatur tentang pidana bagi pelaku yang mengemudikan kendaraan bermotor dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat. 
  • Pasal 312 UU LLAJ mengatur tentang pidana bagi pelaku tabrak lari 
  • Pasal 310 UU LLAJ mengatur tentang pidana bagi pelaku yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas dengan berbagai akibat, seperti kerusakan kendaraan, korban luka ringan, korban luka berat, dan korban meninggal dunia 
  • Pasal 234 ayat 1 UU LLAJ mengatur tentang tanggung jawab pengemudi, pemilik kendaraan, dan/atau perusahaan angkutan umum atas kerugian yang diderita oleh penumpang, pemilik barang, dan/atau pihak ketiga. 
  •  Selain itu, pelaku yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas juga wajib mengganti kerugian korban. Ganti kerugian ini bisa dilakukan di luar pengadilan jika terjadi kesepakatan damai

KANTOR HUKUM
PHILIPUS RERA, SH. & REKAN
Jalan Kunti No 31 ,
Kel. Sidotopo, Kec. Semampir,
Kota Madya Surabaya
Tlp 031-3760440
HP/WA : 081-2323-1938
alamat email : philipus1271@gmail.com
Website : www.philipusrerash.com

 

 

SENGKETA TANAH HAK WARIS

Hak waris adalah hak yang dimiliki oleh ahli waris untuk menerima harta warisan yang ditinggalkan oleh pewaris. 

Hukum waris adalah seperangkat aturan yang mengatur tentang: 
  • Pemindahan harta kekayaan yang ditinggalkan oleh pewaris 
  • Akibat pemindahan harta kekayaan tersebut bagi ahli waris 

Konsekuensi pemindahan harta kekayaan tersebut bagi pihak ketiga 

 Beberapa istilah dalam hukum waris, antara lain:
  • Pewaris: Orang yang meninggal dunia dan meninggalkan harta kekayaan, pusaka, atau surat wasiat
  • Ahli waris: Orang-orang yang berhak menerima harta peninggalan pewaris
  • Warisan: Harta peninggalan, pusaka, dan surat wasiat 
     Di Indonesia, pembagian waris biasanya menggunakan sistem kekerabatan. Pembagian ahli waris berdasarkan hubungan darah, yaitu:

    Golongan laki-laki: ayah, anak laki-laki, saudara laki-laki, paman, dan kakekGolongan perempuan: ibu, anak perempuan, saudara perempuan, dan nenek

KANTOR HUKUM
PHILIPUS RERA, SH. & REKAN
Jalan Kunti No 31 ,
Kel. Sidotopo, Kec. Semampir,
Kota Madya Surabaya
Tlp 031-3760440
HP/WA : 081-2323-1938
alamat email : philipus1271@gmail.com
Website : www.philipusrerash.com

PASAL 378 DALAM KUHP PASAL 378 KUHP

Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur tentang tindak pidana penipuan. Pelaku penipuan yang terbukti melanggar pasal ini dapat diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 

Penipuan terjadi ketika seseorang dengan sengaja menggunakan tipu muslihat, rangkaian kebohongan, nama palsu, atau martabat palsu untuk menggerakkan orang lain agar menyerahkan barang atau menghapuskan utang. 

Pasal 378 merupakan delik aduan, yang berarti dapat dituntut oleh Penuntut Umum jika diadukan oleh orang yang merasa dirugikan.
Pasal 378 dalam KUHP bertujuan untuk melindungi kehormatan dan keadilan di masyarakat. Dengan adanya pasal ini, hukum memberikan perlindungan terhadap individu atau pihak yang menjadi korban dari tindakan penipuan yang dilakukan oleh pihak lain
KANTOR HUKUM
PHILIPUS RERA, SH. & REKAN
Jalan Kunti No 31 ,
Kel. Sidotopo, Kec. Semampir,
Kota Madya Surabaya
Tlp 031-3760440
HP/WA : 081-2323-1938
alamat email : philipus1271@gmail.com
Website : www.philipusrerash.com

PHILIPUS RERA, S.H. ADVOKAT SURABAYA JAWA TIMUR

PHILIPUS RERA,SH. ADVOKAT  DI SURABAYA JAWA TIMUR

PHILIPUS RERA, S.H.
Philipus Rera, SH

 

 

 

 

 

PHILIPUS RERA,SH. ADVOKAT  SURABAYA JAWA TIMUR, melayani jasa hukum Pidana, Perdata dan TUN (Tata Usaha Negara),

PHILIPUS RERA,SH. ADVOKAT  DI SURABAYA JAWA TIMUR, melayani jasa hukum pidana, perdata dan TUN (Tata Usaha Negara), litigasi maupun non litigasi;

PHILIPUS RERA,SH ADVOKAT DI SURABAYA JAWA TIMUR, melayani jasa hukum pidana,  perdata dan TUN (Tata Usaha Negara), litigasi maupun non litigasi diseluruh Indonesia

KANTOR HUKUM
PHILIPUS RERA, SH. & REKAN
Jalan Kunti No 31 ,
Kel. Sidotopo, Kec. Semampir,
Kota Madya Surabaya
Tlp 031-3760440
HP/WA : 081-2323-1938
alamat email : philipus1271@gmail.com
Website : www.philipusrerash.com